Berita

Warga Desa Penengahan Desak Normalisasi Sungai untuk Cegah Banjir Berulang

31
×

Warga Desa Penengahan Desak Normalisasi Sungai untuk Cegah Banjir Berulang

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi gambar yang memperlihatkan topik narasi rilisan berita, penuh dengan rasa kemaslahatan masyarakat demi menegakkan keadilan. (Foto: Mantv7.com)

Mantv7.com | Pesawaran — Warga Desa Penengahan, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, mendesak pemerintah daerah segera melakukan normalisasi sungai yang melintasi wilayah mereka. Desakan ini muncul setelah banjir pada 5 April 2026 akibat meluapnya sungai yang diduga mengalami pendangkalan.

Dalam surat permohonan yang ditujukan kepada Bupati Pesawaran, warga menyampaikan bahwa kondisi sungai yang semakin dangkal menjadi faktor utama meningkatnya risiko banjir di kawasan tersebut. Setelah kejadian banjir, pemerintah desa telah menggelar musyawarah bersama warga yang tinggal di bantaran sungai untuk membahas langkah normalisasi.

Dalam musyawarah itu, warga menyatakan dukungan penuh terhadap rencana normalisasi dan telah menandatangani surat pernyataan kesediaan untuk mendukung pelaksanaan program tersebut. Namun, hingga saat ini, pekerjaan normalisasi yang sebelumnya dijanjikan akan dimulai paling lambat dua hari setelah musyawarah belum juga terealisasi.

“Kami khawatir banjir kembali terjadi karena kondisi sungai masih dangkal. Bahkan hujan dengan durasi sekitar enam jam saja sudah cukup membuat sungai meluap dan menggenangi permukiman warga,” demikian salah satu poin dalam surat permohonan tersebut.

Melalui surat itu, warga meminta Bupati Pesawaran untuk turun langsung meninjau kondisi sungai di Desa Penengahan, memerintahkan instansi terkait agar segera melakukan normalisasi, serta menjadikan penanganan pendangkalan sungai sebagai prioritas.

Warga berharap langkah konkret segera diambil demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang hingga kini masih hidup dalam ancaman banjir akibat kondisi sungai yang semakin dangkal.

(RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Enable Notifications OK No thanks