BeritaGaya Hidup & BudayaInternasionalKabupatenOrganisasiPemerintahanProvinsi

Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang Ucapkan Selamat Hari Lahan Basah Sedunia 2026

109
×

Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang Ucapkan Selamat Hari Lahan Basah Sedunia 2026

Sebarkan artikel ini

Mantv7.com Kabupaten Tangerang – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang, **Dr. H. Slamet Budhi Mulyanto, M.Si**, mengucapkan selamat memperingati **Hari Lahan Basah Sedunia Tahun 2026** kepada seluruh masyarakat yang diperingati setiap tanggal 2 Februari. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lahan basah sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya dan pengetahuan tradisional yang tumbuh seiring dengan keberadaan ekosistem tersebut.

Hari Lahan Basah Sedunia 2026 mengusung tema **“Lahan Basah dan Pengetahuan Tradisional: Merayakan Warisan Budaya”** (Wetlands and Traditional Knowledge: Celebrating Cultural Heritage). Tema ini menyoroti hubungan erat antara ekosistem lahan basah dengan praktik budaya, tradisi, serta pengetahuan lokal masyarakat yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Foto : Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang, **Dr. H. Slamet Budhi Mulyanto, M.Si**

Dr. H. Slamet Budhi Mulyanto menyampaikan bahwa pelestarian lahan basah tidak dapat dipisahkan dari peran masyarakat dan kearifan lokal yang selama ini terbukti mampu menjaga keseimbangan alam. Pengetahuan tradisional dalam mengelola sumber daya air dan lingkungan merupakan bagian penting dari upaya menjaga ketahanan lahan basah.

“Lahan basah bukan hanya memiliki fungsi ekologis dan ekonomi, tetapi juga menyimpan nilai budaya dan pengetahuan lokal yang menjadi identitas masyarakat. Oleh karena itu, upaya pelestariannya harus berjalan seiring dengan perlindungan warisan budaya,” ujarnya.

Tema Hari Lahan Basah Sedunia 2026 berfokus pada penguatan keterkaitan antara pelestarian lahan basah dan perlindungan budaya serta warisan pengetahuan lokal. Tujuan utama dari tema ini adalah untuk mengakui dan menghargai peran penting tradisi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan dan ketahanan ekosistem lahan basah di tengah tantangan perubahan lingkungan.

Lebih lanjut, Hari Lahan Basah Sedunia 2026 mendorong eksplorasi hubungan yang lebih mendalam antara manusia, keanekaragaman hayati, dan air. Melalui peringatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif bahwa pelestarian lahan basah juga berarti menjaga identitas budaya dan keberlanjutan kehidupan bagi generasi masa depan.

“Melalui peringatan ini, mari kita perkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lahan basah, sekaligus merawat nilai-nilai budaya dan pengetahuan tradisional sebagai warisan berharga bangsa,” pungkasnya.

 

 

DEDY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Enable Notifications OK No thanks