BeritaGaya Hidup & BudayaInternasionalKabupatenPemerintahan

Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang Ucapkan Selamat Hari Lahan Basah Sedunia 2026

102
×

Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang Ucapkan Selamat Hari Lahan Basah Sedunia 2026

Sebarkan artikel ini

Mantv7.com Kabupaten Tangerang – Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, H. Iwan Firmansyah, S.Sos, S.T, M.Si. menyampaikan ucapan selamat memperingati **Hari Lahan Basah Sedunia** yang diperingati setiap tanggal 2 Februari. Peringatan tahun 2026 ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya pelestarian lahan basah.

Foto: Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, H. Iwan Firmansyah, S.Sos, S.T, M.Si.

Pejabat yang akrab disapa “H. Iwan Firmansyah” tersebut menegaskan bahwa lahan basah memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan lingkungan. “Lahan basah berperan penting dalam menjaga kualitas air, menjadi habitat keanekaragaman hayati, serta membantu mengurangi risiko bencana alam seperti banjir dan kekeringan,” ujarnya.

Ia menambahkan, peringatan Hari Lahan Basah Sedunia bertujuan untuk mendorong pelestarian, pengelolaan, dan penggunaan lahan basah secara bijak dan berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menjaga kelestarian lingkungan demi kesejahteraan masyarakat.

Pada peringatan tahun ini, Hari Lahan Basah Sedunia mengusung tema. “ Lahan Basah dan Pengetahuan Tradisional: Merayakan Warisan Budaya” adalah tema Hari Lahan Basah Sedunia 2026. Kampanye global ini menyoroti peran abadi pengetahuan tradisional dalam menjaga ekosistem lahan basah dan melestarikan identitas budaya “

Menurut H. Iwan Firmansyah, perayaan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran di semua lapisan masyarakat mengenai nilai dan fungsi lahan basah, pemanfaatan sumber dayanya secara bertanggung jawab, serta pentingnya lahan basah bagi keberlanjutan lingkungan hidup.

“Melalui peringatan ini, mari kita perkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lahan basah, sekaligus merawat nilai-nilai budaya dan pengetahuan tradisional sebagai warisan berharga bangsa,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Enable Notifications OK No thanks