Berita

Peringati Tragedi Kudatuli, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Tegaskan Pentingnya Menjaga Demokrasi, Keadilan, dan Semangat Reformasi Bangsa

69
×

Peringati Tragedi Kudatuli, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Tegaskan Pentingnya Menjaga Demokrasi, Keadilan, dan Semangat Reformasi Bangsa

Sebarkan artikel ini

Mantv7.com | Tangerang – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang menggelar peringatan Tragedi 27 Juli 1996 atau yang dikenal sebagai Peristiwa Kudatuli, Minggu (27/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang itu diisi dengan pemutaran film sejarah perjuangan, doa bersama, serta sejumlah kegiatan sosial sebagai bentuk penghormatan terhadap salah satu peristiwa penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia.

Tragedi Kudatuli merupakan peristiwa penyerbuan terhadap Kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) di Jakarta pada 27 Juli 1996 yang memicu bentrokan dan menjadi salah satu catatan penting dalam sejarah politik Indonesia. Peristiwa tersebut dipandang sebagai salah satu momentum yang turut mendorong lahirnya era Reformasi 1998 serta menjadi pengingat akan pentingnya menjaga demokrasi, kebebasan berpendapat, dan penegakan keadilan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang, Irvansyah, mengatakan bahwa Tragedi Kudatuli merupakan salah satu tonggak penting dalam perjalanan demokrasi dan reformasi di Indonesia. Menurutnya, peringatan ini bukan sekadar mengenang peristiwa masa lalu, melainkan menjadi pengingat akan pentingnya menghadirkan keadilan bagi para korban.

“Hari ini kita memperingati Peristiwa Sabtu Kelabu 27 Juli bukan untuk membuka kembali luka lama, tetapi untuk mengingat bahwa masih ada keadilan yang belum sepenuhnya diberikan kepada para korban. Harapan kita, persoalan ini dapat dituntaskan secara adil,” ujar Irvansyah.
Ia menegaskan, Tragedi Kudatuli bukan hanya menjadi catatan sejarah bagi PDI Perjuangan, tetapi juga menjadi pembelajaran berharga bagi seluruh bangsa agar peristiwa serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

“Yang pertama, kita tetap mendorong agar keadilan bagi para korban dapat diwujudkan. Kedua, demokrasi harus berjalan secara nyata, bukan hanya sebatas prosedural, tetapi juga memiliki substansi yang menjamin kebebasan masyarakat untuk menyampaikan pendapat, berbicara, dan berpartisipasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegasnya.

Lebih lanjut, Irvansyah menyampaikan bahwa peringatan Kudatuli merupakan momentum untuk mengingatkan seluruh elemen bangsa agar tidak melupakan sejarah. Menurutnya, pengalaman masa lalu harus menjadi pelajaran bersama agar ruang demokrasi tetap terjaga dan tidak mengalami kemunduran.

“Kita sudah melewati fase tersebut. Jangan sampai bangsa ini kembali ke masa ketika orang yang menyampaikan pendapat justru dianggap sebagai ancaman terhadap pemerintah. Demokrasi harus tetap berjalan di atas prinsip-prinsip hukum dan penghormatan terhadap hak asasi setiap warga negara,” katanya.

Kegiatan peringatan tersebut dihadiri jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang, pengurus partai tingkat kecamatan, serta seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tangerang. Kehadiran mereka menjadi bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai demokrasi, semangat reformasi, dan komitmen untuk terus menjaga ruang kebebasan, keadilan, serta penghormatan terhadap hak-hak konstitusional seluruh warga negara.

(RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Enable Notifications OK No thanks