BeritaHukumKabupatenProvinsi

Jalan Raya Solear Rusak Parah, Warganet Pertanyakan Skala Prioritas Pemkab Tangerang

120
×

Jalan Raya Solear Rusak Parah, Warganet Pertanyakan Skala Prioritas Pemkab Tangerang

Sebarkan artikel ini

Mantv7.com Kabupaten Tangerang – Kondisi Jalan Raya Solear di Kabupaten Tangerang menuai sorotan tajam dari masyarakat. Jalan utama yang menjadi akses penting warga itu tampak rusak parah, berlubang, dan tergenang air saat hujan. Penampakan tersebut ramai diperbincangkan warganet di media sosial yang mempertanyakan keseriusan serta skala prioritas Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam pembangunan infrastruktur.

Kerusakan jalan dinilai sudah berlangsung lama dan semakin memburuk karena tidak adanya drainase pembuangan air hujan yang memadai. Akibatnya, air menggenang di badan jalan dan mempercepat kerusakan aspal. Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Warganet pun meluapkan kekecewaan mereka melalui komentar bernada sinis dan keras. Salah satu komentar yang viral menyebut:

“Pemkabnya pada molor, mending bikin gapura. Untungnya banyak, lumayan buat isi-isi dompet.”

Komentar lain mempertanyakan arah kebijakan pembangunan daerah yang dinilai tidak menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

“Jalan rusak karena tidak ada drainase pembuangan air hujan. Pemda nggak perhatian sama tata kota. Kemana dananya ya?”

Kritik tersebut mencerminkan rasa frustrasi warga yang merasa pembangunan lebih banyak difokuskan pada proyek-proyek simbolik, sementara infrastruktur vital seperti jalan dan sistem drainase terkesan diabaikan.

Masyarakat berharap Pemkab Tangerang segera turun tangan melakukan perbaikan menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam. Penataan drainase dan perencanaan tata kota yang baik dinilai menjadi kunci agar kerusakan serupa tidak terus berulang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah terkait rencana perbaikan Jalan Raya Solear maupun penjelasan penggunaan anggaran yang dipertanyakan publik.

 

(Dedy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Enable Notifications OK No thanks