BeritaPemerintahanPendidikan

Kapolda Jawa Barat Raih Gelar Doktor, Dukungan Adat dan Tokoh Hukum Menguatkan Nilai Pengabdian

70
×

Kapolda Jawa Barat Raih Gelar Doktor, Dukungan Adat dan Tokoh Hukum Menguatkan Nilai Pengabdian

Sebarkan artikel ini

Mantv7.com | Tangerang – Pencapaian akademik kembali diraih oleh Rudi Setiawan yang resmi menyandang gelar doktor dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Airlangga, sebagai bagian dari komitmen penguatan kapasitas kepemimpinan berbasis ilmu pengetahuan.
Wisuda tersebut menjadi momentum penting, tidak hanya bagi pribadi yang bersangkutan, tetapi juga bagi institusi kepolisian dan masyarakat luas yang berharap hadirnya kepemimpinan yang adaptif, berintegritas, dan responsif terhadap dinamika sosial.

Ucapan selamat dan apresiasi datang dari Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak, khususnya Kepaksian Pernong Lampung, yang memandang capaian ini sebagai bentuk keselarasan antara nilai adat, pendidikan, dan pengabdian kepada negara.

Melalui pernyataan resminya, Edward Syah Pernong menyampaikan, “Selamat kepada adinda Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., Pangeran Sangun Ratu Ya Bandar (II), Bandakh Way Ukhang Makhga Legun Way Handak, atas wisuda gelar doktor yang diraih dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Airlangga. Semoga ilmu, pengalaman, dan gelar yang diraih senantiasa menjadi berkah bagi pribadi, keluarga, bangsa, dan negara. Aamiin Ya Robbal Aalamiin.”

Pernyataan tersebut menegaskan peran nilai adat dalam memberikan dukungan moral terhadap pemimpin yang terus mengembangkan kapasitas diri melalui pendidikan formal.

Apresiasi juga disampaikan oleh Hefi Irawan, S.H., M.H., selaku Ketua Umum YLPK PERARI sekaligus pimpinan kantor hukum Law Firm Hefi Sanjaya and Partners, yang menyatakan, “Pencapaian ini mencerminkan komitmen kuat terhadap peningkatan kualitas intelektual dan profesionalisme. Di tengah tanggung jawab sebagai pejabat publik, keberhasilan meraih gelar doktor menjadi teladan bahwa pengabdian dan pengembangan diri dapat berjalan seiring.”

Ia menambahkan bahwa penguatan kapasitas akademik aparat penegak hukum menjadi faktor penting dalam menghadapi dinamika persoalan hukum yang semakin kompleks, sekaligus mendorong pendekatan yang lebih humanis dan berbasis keadilan.

Gelar doktor yang diraih mencerminkan proses panjang yang melibatkan penelitian, analisis kebijakan, serta pemahaman mendalam terhadap isu-isu sosial dan politik yang berkembang di tengah masyarakat Indonesia.

Dalam konteks tugas sebagai Kapolda Jawa Barat, capaian ini dinilai relevan dalam mendukung pengambilan kebijakan berbasis data serta pendekatan humanis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Nilai kemanusiaan dalam peristiwa ini tercermin dari harapan berbagai pihak agar ilmu yang diperoleh dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pelayanan publik dan penegakan hukum yang berkeadilan.

Dengan demikian, wisuda doktor ini tidak hanya menjadi simbol capaian individu, tetapi juga refleksi pentingnya pendidikan dalam membangun kepemimpinan yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

(RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Enable Notifications OK No thanks