ArtikelBeritaBisnis & PasarKabupatenPemerintahanVideo

Kontras Tajam Layanan Air Tangerang, TKR Disorot Stabilitasnya Dipertanyakan, Aetra Dinilai Lebih Konsisten di Lapangan

43
×

Kontras Tajam Layanan Air Tangerang, TKR Disorot Stabilitasnya Dipertanyakan, Aetra Dinilai Lebih Konsisten di Lapangan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi gambar yang memperlihatkan topik narasi rilisan berita, penuh dengan rasa kemaslahatan masyarakat demi menegakkan keadilan. (Foto: Mantv7.com)

Mantv7.com | Tangerang – Di tengah catatan penghargaan yang terus melekat pada Perumda Tirta Kerta Raharja (TKR), suara dari lapangan justru muncul dengan nada berbeda. Warga mulai membandingkan layanan air bersih TKR dengan PT Aetra Air Tangerang yang dinilai lebih stabil dan konsisten dalam distribusi. Di sejumlah titik layanan, keluhan warga masih terdengar soal air yang mengecil, terutama pada jam sibuk pagi hingga siang hari. Kondisi ini memunculkan indikasi adanya ketidakseimbangan tekanan distribusi yang belum sepenuhnya terjaga saat beban pemakaian meningkat.

Sementara itu, Aetra kerap disebut warga lebih mampu menjaga kestabilan aliran air di waktu yang sama. Perbandingan ini membuat publik mulai mempertanyakan apakah sistem distribusi TKR sudah berjalan optimal sesuai standar pelayanan publik.

Sorotan lain datang dari aktivitas proyek galian di wilayah Vila Balaraja. Di lokasi, terlihat lubang terbuka dengan pengamanan yang dinilai belum maksimal. Rambu kerja yang tidak konsisten, serta kondisi malam hari dengan pencahayaan terbatas, menjadi temuan yang memunculkan kecurigaan adanya potensi kelalaian teknis di lapangan yang masih perlu diklarifikasi.

Ilustrasi gambar yang memperlihatkan topik narasi rilisan berita, penuh dengan rasa kemaslahatan masyarakat demi menegakkan keadilan. (Foto: Mantv7.com)

Tidak berhenti di situ, peristiwa kebakaran yang terjadi di sekitar aktivitas kerja malam juga ikut menjadi perhatian. Meski penyebabnya masih dalam tahap penelusuran, muncul sinyal dan perkiraan adanya faktor kelalaian kerja, namun hingga kini belum ada kesimpulan resmi dari pihak berwenang.

Jika ditarik ke struktur internal, Perumda TKR memiliki sejumlah lini yang bertanggung jawab, mulai dari direksi, dewan pengawas, divisi teknik, bidang distribusi, bagian perencanaan, unit K3, hingga pengawas lapangan. Namun kondisi di lapangan memunculkan pertanyaan apakah koordinasi antar lini tersebut sudah berjalan sesuai fungsi masing-masing.

Di sisi eksternal, pengawasan juga berada pada beberapa instansi seperti Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Inspektorat Kabupaten, serta pemerintah kecamatan dan desa. Seluruhnya memiliki tupoksi untuk memastikan pekerjaan di lapangan berjalan sesuai standar keselamatan dan pelayanan publik.

Dalam konteks yang sama, publik mulai membandingkan layanan air di Kabupaten Tangerang. Perumda TKR masih menghadapi keluhan tekanan air dan temuan lapangan, sementara menurut sejumlah warga, PT Aetra Air Tangerang dinilai lebih stabil dan konsisten. Perbandingan ini menjadi cermin evaluasi bagi peningkatan kualitas layanan ke depan.

Buyung E., aktivis YLPK PERARI Kabupaten Tangerang, menyayangkan kondisi tersebut. Menurutnya, sekelas BUMD tidak cukup hanya mengandalkan capaian penghargaan tanpa diimbangi kualitas layanan di lapangan. “Sangat disayangkan kalau hanya kuat di citra, tapi pelayanan masih dikeluhkan. Apalagi di saat yang sama, ada operator lain seperti PT Aetra Air Tangerang yang dinilai publik lebih siap menjaga kepercayaan pelanggan,” ujarnya.

Ia menambahkan, secara regulasi hal ini berkaitan dengan UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Dalam konteks tertentu, juga dapat dikaji melalui KUHP dan KUHAP apabila ditemukan unsur kelalaian yang berdampak hukum.

Pada akhirnya, publik tidak menilai dari banyaknya penghargaan, tetapi dari apa yang dirasakan langsung di lapangan. Ketika air melemah, pengawasan dipertanyakan, dan insiden teknis terjadi, maka yang dipertaruhkan adalah kepercayaan terhadap pelayanan itu sendiri.

(RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Enable Notifications OK No thanks