AgamaBeritaNasionalPendidikan

Global Family Day 1 Januari: Meneguhkan Cinta Keluarga dalam Cahaya Al-Qur’an, Dari Rumah Menuju Perdamaian Dunia

114
×

Global Family Day 1 Januari: Meneguhkan Cinta Keluarga dalam Cahaya Al-Qur’an, Dari Rumah Menuju Perdamaian Dunia

Sebarkan artikel ini

Mantv7.com | 1 Januari 2026 — Setiap tanggal 1 Januari, dunia menyambut pergantian tahun sekaligus memperingati Global Family Day atau Hari Keluarga Sedunia. Dalam pandangan Islam, momentum ini bukan sekadar perayaan global, melainkan pengingat ilahiah tentang amanah menjaga keluarga sebagai pondasi utama kehidupan manusia.

Al-Qur’an menegaskan bahwa keluarga adalah benteng pertama akhlak dan keimanan. Allah SWT berfirman, “Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka” (QS. At-Tahrim: 6). Ayat ini menempatkan keluarga sebagai tanggung jawab spiritual, bukan hanya sosial.

Hari Keluarga Sedunia mengajak manusia menyadari bahwa seluruh umat manusia sejatinya adalah satu keluarga besar. Perbedaan bangsa, bahasa, dan budaya tidak meniadakan hakikat persaudaraan, sebagaimana Islam mengajarkan ukhuwah insaniyah persaudaraan sesama manusia ciptaan Allah.

Ketua Umum JAMDAL (Jaringan Mubalig Daar El Qolam La Tansa), Ustadz Ambia Dahlan Abdullah, S.Ag, menegaskan bahwa keluarga adalah jantung peradaban Islam. “Keluarga yang hidup dengan iman, cinta, dan tanggung jawab akan melahirkan masyarakat yang kuat. Mencintai dan menjaga keluarga adalah ibadah yang bernilai besar di sisi Allah,” tuturnya.

Ustadz Ambia Dahlan Abdullah, S.Ag, selaku Ketua Umum JAMDAL (Jaringan Mubalig Daar El Qolam La Tansa). Foto: Mantv7.com

Secara edukatif, peringatan ini mengingatkan peran strategis setiap anggota keluarga. Ayah sebagai imam dan teladan, ibu sebagai madrasah utama, serta anak sebagai amanah Allah yang harus diasuh dengan cinta, ilmu, dan doa yang tak putus.

Islam menghadirkan konsep keluarga ideal melalui sakinah, mawaddah, wa rahmah. Allah SWT berfirman, “Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang” (QS. Ar-Rum: 21). Nilai ini menjadi fondasi ketenangan jiwa dan kekuatan sosial.

Dalam konteks global yang penuh konflik, Hari Keluarga Sedunia membawa pesan inovatif: perdamaian dunia dimulai dari rumah. Rumah yang dipenuhi salam, musyawarah, dan kesabaran akan melahirkan pribadi yang damai dan menebarkan kebaikan.

Makna ini dapat divisualkan melalui praktik sederhana namun dahsyat dampaknya: shalat berjamaah di rumah, makan bersama tanpa gawai, saling memaafkan, serta mendidik anak dengan kisah Qurani dan keteladanan Rasulullah SAW.

Di era digital, keluarga dituntut bijak memanfaatkan teknologi. Islam mendorong keseimbangan gawai sebagai sarana dakwah dan silaturahmi, bukan pemutus kasih sayang. Kehangatan keluarga tetap harus menjadi prioritas utama.

Ustadz Ambia Dahlan Abdullah, S.Ag, menambahkan, “Jika setiap rumah Muslim menyalakan cahaya iman, maka gelapnya dunia akan berkurang. Perubahan besar selalu dimulai dari keluarga yang taat kepada Allah.”

Dengan menjadikan 1 Januari sebagai titik awal memperkuat keluarga dalam naungan Al-Qur’an dan Sunnah, umat manusia diajak memulai tahun baru dengan niat ibadah. Dari keluarga yang kokoh, lahir masyarakat berakhlak, dan dari masyarakat berakhlak, terwujud dunia yang penuh keberkahan.

(OIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Enable Notifications OK No thanks