Mantv7.com | Tangerang — Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah kembali menjadi perhatian setelah menyampaikan kondisi nyata pelayanan publik di Kabupaten Tangerang yang masih sering dikeluhkan masyarakat karena lambatnya respon sebagian OPD. Dalam forum resmi DPRD Kabupaten Tangerang, Intan dengan bahasa sederhana namun tegas menyoroti masih banyak aduan warga yang tidak segera ditindaklanjuti, bahkan ada yang berhenti tanpa kejelasan di tingkat dinas. Ia menegaskan bahwa kondisi seperti ini tidak boleh terus dibiarkan, karena masyarakat datang ke pemerintah untuk mencari solusi, bukan untuk menunggu tanpa kepastian.

Situasi ini membuat masyarakat sering merasa tidak punya pilihan lain selain langsung mendatangi Wakil Bupati, karena jalur pelayanan di bawah belum berjalan sebagaimana mestinya. Sisi humanis terungkap saat Intan menceritakan pengalamannya sehari-hari. Ia mengaku sering menjadi “muara terakhir” bagi warga yang merasa laporannya tidak digubris oleh dinas terkait.
Tak jarang, Intan harus turun tangan langsung menghubungi OPD agar keluhan warga segera ditindaklanjuti tanpa menunggu lama dan tanpa harus melewati proses yang berbelit. “Biasanya masyarakat kalau sudah ‘mentok’, larinya ke saya. Akhirnya saya yang merespons langsung, lalu saya minta OPD segera menindaklanjuti. Hal seperti ini yang harus kita ubah,” ujar Intan di forum tersebut.
Ia menegaskan bahwa pelayanan publik itu intinya adalah kehadiran negara saat masyarakat membutuhkan, bukan sekadar formalitas administrasi yang tidak menyentuh kebutuhan warga. Intan juga menegaskan bahwa kecepatan respon adalah bentuk penghormatan pemerintah terhadap hak masyarakat, terutama pada layanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan lingkungan yang langsung dirasakan warga.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua YLPK PERARI Kabupaten Tangerang, Rian Hidayat, memberikan apresiasi tinggi atas sikap terbuka Wakil Bupati yang dinilai berani bicara jujur dan tidak menutup-nutupi kondisi di lapangan. “Kami sangat mengapresiasi Bu Intan. Beliau bukan hanya bicara, tapi juga turun langsung. Ini menunjukkan jiwa pemimpin yang hidup di tengah masyarakat, bukan hanya di balik meja,” ujar Rian Hidayat.
YLPK PERARI Kabupaten Tangerang menegaskan akan terus mengawal perbaikan pelayanan publik sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta berharap langkah ini menjadi awal perubahan nyata agar OPD lebih cepat, lebih peka, dan benar-benar hadir melayani masyarakat dengan hati.

Di akhir, YLPK PERARI Kabupaten Tangerang menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah. Sosoknya dinilai bukan hanya tegas, tetapi juga punya rasa yang dalam terhadap penderitaan warga. Sikapnya yang mau turun langsung dan tidak menutup mata dianggap sebagai gambaran pemimpin yang bekerja dengan hati, sesuatu yang jarang terlihat namun sangat dibutuhkan masyarakat hari ini.
Karena pada akhirnya pemimpin yang baik bukan hanya yang didengar suaranya, tetapi yang paling dirasakan kehadirannya oleh rakyat.
(RED)











