Berita

Bupati Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid Tegaskan Komitmen Besar Penataan Wakaf Lewat GEMAPATAS TAWAF 2026

13
×

Bupati Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid Tegaskan Komitmen Besar Penataan Wakaf Lewat GEMAPATAS TAWAF 2026

Sebarkan artikel ini

Mantv7.com | Tangerang, 6 Mei 2026 — Bupati Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola aset wakaf melalui peluncuran Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas Tanah Wakaf (GEMAPATAS TAWAF) Tahun 2026. Kegiatan yang digelar di YABIKA Islamic School, Desa Kutruk, Kecamatan Jambe ini menjadi momentum strategis dalam mendorong percepatan legalitas tanah wakaf sebagai bagian dari pembangunan berbasis keumatan.

Kegiatan ini menjadi panggung konsolidasi besar, dihadiri Bupati Kabupaten Tangerang, jajaran Kementerian Agama Kabupaten Tangerang, ATR/BPN, Badan Wakaf Indonesia, Kakanwil BPN Provinsi Banten, unsur pemerintah daerah, tokoh agama, alim ulama, hingga perangkat wilayah dari tingkat kecamatan hingga desa.

Kehadiran lintas sektor ini, menurutnya, menjadi bukti bahwa penataan wakaf bukan sekadar program administratif, melainkan gerakan kolektif untuk menjaga aset umat agar memberikan manfaat berkelanjutan.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa tanah wakaf memiliki nilai strategis, tidak hanya dalam dimensi ibadah, tetapi juga sebagai instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga secara terbuka menyoroti masih adanya tanah wakaf yang belum memiliki batas jelas dan belum terdokumentasi dengan baik, yang berpotensi menimbulkan konflik di kemudian hari.

Menurutnya, kondisi tersebut harus segera diselesaikan melalui langkah nyata dan terstruktur agar aset wakaf dapat dimanfaatkan secara optimal.

Bupati pun memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif GEMAPATAS TAWAF yang dinilai sebagai solusi konkret dalam menghadirkan kepastian hukum melalui pemasangan tanda batas dan percepatan sertifikasi.

Mengusung semangat “Wakaf Terpatok, Pahala Terpetik,” ia menilai program ini memiliki nilai strategis dalam memastikan manfaat wakaf dapat dirasakan secara luas sekaligus menjadi amal jariyah yang berkelanjutan.

Lebih jauh, Bupati menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat, khususnya para nazhir, dalam menjaga amanah wakaf secara profesional dan bertanggung jawab.

Dengan dimulainya GEMAPATAS TAWAF 2026, ia optimistis Kabupaten Tangerang mampu menjadi contoh dalam penataan wakaf yang tertib, transparan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat.

(RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Enable Notifications OK No thanks