Berita

Duka Menyelimuti Keluarga Almarhumah Ibu Sariyah, Aktivis Muda Zarkasih, S.H., Tegaskan Perjuangan Hukum Belum Berakhir

58
×

Duka Menyelimuti Keluarga Almarhumah Ibu Sariyah, Aktivis Muda Zarkasih, S.H., Tegaskan Perjuangan Hukum Belum Berakhir

Sebarkan artikel ini

Mantv7.com | TANGERANG — Duka datang dari keluarga almarhumah Ibu Sariyah yang meninggal dunia pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 06.15 WIB, dalam usia 77 tahun. Almarhumah meninggalkan lima orang anak, terdiri dari dua laki-laki dan tiga perempuan.

Kepergian almarhumah menjadi duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Namun, di tengah suasana berkabung, perjuangan untuk memperoleh kepastian hukum terkait sengketa tanah yang melibatkan kepentingan para ahli waris masih terus berjalan.

Perkara sengketa tanah tersebut saat ini masih dalam proses gugatan di Pengadilan Negeri Tangerang dengan nomor perkara 477/Pdt.G/2026/PN Tng.

Aktivis muda Zarkasih, S.H., yang selama ini menjalankan pendampingan sebagai kuasa hukum almarhumah Ibu Sariyah melalui Kantor Hukum Hefi Sanjaya & Partners, menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kepentingan hukum para ahli waris hingga perkara tersebut memperoleh penyelesaian sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Zarkasih, S.H.: Perjuangan Demi Kepastian Hukum Belum Berakhir

Dalam menjalankan tugas pendampingan hukum, dibutuhkan pengorbanan, kesabaran, keteguhan, dan rasa tanggung jawab. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam upaya mengawal perkara yang masih bergulir di pengadilan.

Bersama Kantor Hukum Hefi Sanjaya & Partners, Zarkasih, S.H., berkomitmen untuk tetap mendampingi para ahli waris dan memperjuangkan kepentingan hukum mereka melalui jalur yang sah.

Perjuangan ini bukan semata-mata mengenai sengketa tanah, tetapi juga berkaitan dengan harapan keluarga untuk mendapatkan kejelasan dan kepastian hukum. Karena perkara masih dalam proses persidangan, penyelesaiannya tetap harus mengacu pada fakta, alat bukti, dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Zarkasih, S.H., bertekad untuk terus mengawal proses tersebut hingga titik penghabisan melalui mekanisme hukum yang berlaku, dengan tetap menghormati kewenangan pengadilan dalam memeriksa dan memutus perkara.

Ucapan Belasungkawa dari Kuasa Hukum

Atas berpulangnya almarhumah Ibu Sariyah, Zarkasih, S.H., selaku kuasa hukum, bersama keluarga besar Kantor Hukum Hefi Sanjaya & Partners menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhumah Ibu Sariyah pada usia 77 tahun. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhumah, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkan almarhumah di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga almarhumah husnul khatimah.”

“Kepada kelima anak dan seluruh keluarga yang ditinggalkan, kami berdoa semoga diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi kehilangan ini. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan dan kemudahan bagi keluarga. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.”

Mengawal Hak Ahli Waris, Menghormati Proses Hukum

Meski almarhumah telah berpulang, perkara sengketa tanah yang masih berjalan tetap membutuhkan penanganan hukum sesuai prosedur yang berlaku. Pendampingan terhadap para ahli waris menjadi bagian dari upaya untuk memastikan kepentingan hukum mereka tetap diperjuangkan.

Kantor Hukum Hefi Sanjaya & Partners bersama Zarkasih, S.H., berkomitmen menjalankan pendampingan secara profesional dan bertanggung jawab, dengan mengedepankan bukti, argumentasi hukum, serta penghormatan terhadap proses peradilan.

Para ahli waris berharap perkara dengan nomor 477/Pdt.G/2026/PN Tng dapat memperoleh penyelesaian yang memberikan kepastian hukum sesuai keputusan pengadilan.

“Perjuangan belum berakhir.” Di tengah duka atas kepergian almarhumah Ibu Sariyah, komitmen untuk mengawal kepentingan hukum para ahli waris tetap berlanjut hingga perkara mendapatkan penyelesaian melalui jalur hukum yang sah.

Semoga almarhumah Ibu Sariyah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa-dosanya, diterima amal ibadahnya, dan memperoleh akhir kehidupan yang husnul khatimah.

“Al-Fatihah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.”

(RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Enable Notifications OK No thanks