Mantv7.com | Tangerang — Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Yayasan Tjimande Tarikolot Cakra Nusantara (TTCN), Ustadz Didin Abdul Latif, yang juga merupakan Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Muntaha, melakukan kunjungan silaturahmi ke Padepokan Pusat Tjimande Tarikolot Nusantara di Kampung Ilat, RT 01/RW 03, Desa Gembong, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Jumat malam (14/08/2026). Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antarjajaran pengurus dan keluarga besar Yayasan TTCN.
Kedatangan Sekjen DPP Yayasan TTCN disambut langsung oleh Ketua Umum DPP Yayasan TTCN, Adi Hidayat, yang akrab disapa Abril, bersama jajaran pengurus dan keluarga besar padepokan. Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi agenda silaturahmi biasa, tetapi juga menjadi ruang untuk bertukar pandangan mengenai perkembangan organisasi, pembinaan anggota serta langkah-langkah yang dapat dilakukan bersama dalam menjaga keberadaan dan nilai-nilai Tjimande Tarikolot Nusantara.
Abril menyampaikan bahwa kehadiran Sekjen di padepokan memiliki arti penting bagi jajaran pengurus. Menurutnya, silaturahmi antara pengurus pusat dengan jajaran di tingkat padepokan diperlukan agar komunikasi tetap terjalin dengan baik dan setiap unsur organisasi dapat bergerak dalam satu arah.
“Alhamdulillah, malam ini padepokan kedatangan Bapak Sekjen dalam rangka kunjungan silaturahmi. Bagi kami, kehadiran beliau tentu sangat berarti untuk mempererat tali persaudaraan, membangun sinergi, sekaligus memperkuat kesatuan visi di lingkungan Yayasan Tjimande Tarikolot Cakra Nusantara,” ungkap Abril.
Dalam suasana yang hangat tersebut, pembicaraan juga diarahkan pada pentingnya menjaga hubungan kekeluargaan di tengah perkembangan organisasi yang semakin luas. Bahwa sebuah organisasi tidak hanya membutuhkan struktur dan program kerja, tetapi juga membutuhkan komunikasi, kebersamaan serta rasa saling menghargai antarpengurus dan anggota. Semangat tersebut dinilai penting agar berbagai kegiatan pembinaan, pelestarian budaya dan pengembangan pencak silat dapat berjalan secara berkesinambungan.
Kunjungan Ustadz Didin Abdul Latif juga menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara pengurus pusat dengan padepokan. Sebagai salah satu bagian dari keluarga besar TTCN, padepokan memiliki peran penting dalam menjaga tradisi, melakukan pembinaan generasi muda serta memperkenalkan nilai-nilai positif yang terkandung dalam seni bela diri dan budaya Tjimande Tarikolot. Karena itu, komunikasi langsung antara pengurus pusat dan jajaran padepokan dinilai dapat menjadi modal penting dalam membangun langkah organisasi ke depan.
Selain aspek organisasi, silaturahmi tersebut diharapkan semakin memperkuat komitmen bersama dalam melestarikan pencak silat Tjimande Tarikolot sebagai bagian dari kekayaan budaya masyarakat. Pelestarian tidak hanya dilakukan dengan mempertahankan gerakan dan tradisi pencak silat, tetapi juga melalui pembentukan karakter, kedisiplinan, persaudaraan, penghormatan kepada orang tua dan guru, serta pembinaan generasi muda agar memahami nilai budaya yang diwariskan para pendahulu.
Pertemuan tersebut akhirnya menjadi momentum untuk mempererat kembali hubungan antara pengurus pusat, padepokan dan seluruh keluarga besar TTCN. Ke depan, sinergi tersebut diharapkan dapat melahirkan berbagai kegiatan positif yang tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat melalui pembinaan pemuda, pelestarian budaya, pendidikan karakter dan pengembangan pencak silat di wilayah Banten dan sekitarnya.
Silaturahmi menjadi awal untuk memperkuat kebersamaan, sementara kebersamaan menjadi modal untuk menjaga warisan budaya tetap hidup dan terus berkembang di tengah generasi yang akan datang.
(Kang Ir)











