Mantv7.com | Kabupaten Tangerang – Pelaksanaan rapat evaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Tangerang yang digelar di Bandung menuai kritik dari masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di hotel berbintang dinilai tidak sejalan dengan semangat efisiensi anggaran, terutama di tengah kebutuhan publik yang masih mendesak.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Panitia, Fahmi, Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan Setda Kabupaten Tangerang, menegaskan bahwa anggaran rapat telah disusun secara efisien dan sesuai ketentuan. “Biaya kegiatan yang biasanya mencapai miliaran rupiah kini ditekan hingga sekitar 25 persen dari anggaran kegiatan serupa sebelumnya,” tegas Fahmi.

Fahmi menambahkan, Pemkab Kabupaten Tangerang sebelumnya juga telah menyalurkan donasi bencana ke Aceh dan Sumatera melalui PMI sebesar Rp1,5 miliar. Kegiatan rapat evaluasi kinerja OPD sendiri telah direncanakan sejak awal tahun 2025 dan disetujui oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang.
“Kegiatan ini bukan sekadar hiburan. Ada rangkaian rapat evaluasi kinerja yang telah dijadwalkan sejak awal tahun,” kata Fahmi.
Ia menjelaskan rincian pengeluaran anggaran rapat OPD, yang terbagi dalam empat kategori:
1. Panggung selama 2 hari
2. Hotel Full Day 2 hari 3 malam (Rp400 juta)
3. Event Organizer (Rp400 juta)
4. Dekorasi (Rp100 juta)
“Jika dimaksimalkan, total biaya mencapai sekitar Rp900 juta, belum termasuk biaya tak terduga,” ujarnya.
Fahmi menegaskan, lokasi kegiatan telah tertuang dalam DPA Setda pada APBD Perubahan 2025, dan harga hotel mengikuti standar e-Katalog pemerintah. “Seluruh pengadaan dilakukan melalui mekanisme e-Katalog sesuai aturan yang berlaku,” paparnya.
Mengenai hiburan musik selama kegiatan, Fahmi membantah anggapan bahwa rapat bersifat hura-hura. “Hiburan hanya sebagai bentuk apresiasi bagi peserta setelah mengikuti rangkaian rapat dan evaluasi kinerja,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, menyatakan melalui Kabag Keuangan bahwa pihaknya siap menerima koreksi dan bertanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan. “Saya yang akan bertanggung jawab atas kegiatan ini,” ujarnya.
Rapat Koordinasi Kinerja Semester II Tahun 2025 tersebut digabungkan dengan empat OPD, yaitu Bappeda, BPKAD, Inspektorat Daerah, dan BKPSDM Kabupaten Tangerang, sebagai langkah efisiensi anggaran.
Kegiatan berlangsung pada 11–13 Desember 2025 di Hotel Holiday Inn Pasteur, Bandung, dihadiri perangkat daerah, termasuk Direktur dan Wakil Direktur RSUD, Camat, Kepala Bagian, Inspektur Pembantu, Sekretaris Dinas, dan Sekretaris Badan.
Meski Pemkab menekankan efisiensi, kritik publik tetap muncul. Sebagian masyarakat menilai kehadiran hiburan dalam rapat evaluasi kinerja berpotensi menimbulkan persepsi negatif, terutama di tengah tuntutan transparansi dan penghematan anggaran daerah.
(RED)











