Berita

PYM SPDB PANGERAN EDWARD SYAH PERNONG MASUK KERATON SURAKARTA HADININGRAT, HADIRI JUMENENGAN PAKUBUWONO XIV

36
×

PYM SPDB PANGERAN EDWARD SYAH PERNONG MASUK KERATON SURAKARTA HADININGRAT, HADIRI JUMENENGAN PAKUBUWONO XIV

Sebarkan artikel ini

Manfv7.com | SOLO, 5 SEPTEMBER 2026 — PYM SPDB Pangeran Edward Syah Pernong, Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan Ke-23 dari Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak Kepaksian Pernong, Lampung, menghadiri undangan Keraton Surakarta Hadiningrat dalam rangka rangkaian Jumenengan Pakubuwono XIV. Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan Ke-23 Hadir Bersama Raja dan Sultan Bertahta Nusantara

Kehadiran Pangeran Edward Syah Pernong di Keraton Surakarta menjadi bagian dari silaturahmi adat dan kebudayaan bersama para raja dan sultan bertahta dari berbagai kerajaan Nusantara yang turut memenuhi undangan Keraton Surakarta Hadiningrat.

Dalam momentum tersebut, Pangeran Edward Syah Pernong tampak memasuki lingkungan Keraton Surakarta Hadiningrat dengan mengenakan busana kebesaran adat. Kehadirannya didampingi dua Muli Paksi.

Tampak pula berada di belakang rombongan dua Puakhi Pungsu, yakni Radin Raharja Gemulung Jaya dan Radin Garis Penata Mega, yang turut mendampingi dalam agenda kehormatan tersebut.

Kehadiran Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan Ke-23 bersama para raja dan sultan Nusantara mencerminkan kuatnya hubungan silaturahmi antarkerajaan adat serta komitmen bersama untuk menjaga warisan budaya, adat istiadat, dan nilai-nilai luhur kerajaan Nusantara.

SILATURAHMI KERAJAAN NUSANTARA

Keraton Surakarta Hadiningrat merupakan salah satu pusat kebudayaan dan tradisi kerajaan yang memiliki perjalanan sejarah panjang di Nusantara. Karena itu, momentum Jumenengan menjadi peristiwa adat yang memiliki arti penting, bukan hanya bagi keluarga besar Keraton Surakarta, tetapi juga dalam hubungan persaudaraan di antara kerajaan dan kesultanan Nusantara.

Bagi Kepaksian Pernong Sekala Brak Lampung, kehadiran PYM SPDB Pangeran Edward Syah Pernong juga menjadi wujud penghormatan terhadap hubungan adat dan persaudaraan antarkerajaan yang telah terjalin.

Pertemuan para raja dan sultan bertahta dari berbagai wilayah Nusantara tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa keberadaan kerajaan adat hingga kini tetap memiliki peranan penting dalam menjaga identitas budaya, sejarah, nilai luhur, dan kearifan lokal bangsa Indonesia.

Di tengah perkembangan zaman, silaturahmi antarkerajaan menjadi salah satu sarana untuk memperkuat persatuan sekaligus memperkenalkan kepada generasi muda bahwa Nusantara memiliki kekayaan sejarah dan kebudayaan yang luar biasa.

Kehadiran PYM SPDB Pangeran Edward Syah Pernong di Keraton Surakarta Hadiningrat pun menjadi simbol bahwa adat Lampung, khususnya warisan Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak Kepaksian Pernong, terus hadir dan mengambil bagian dalam menjaga persaudaraan besar kerajaan-kerajaan Nusantara.

(RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Enable Notifications OK No thanks