BeritaKabupaten

Nahkodai PPBNI Satria Banten Kabupaten Tangerang, H. Saleh Al-Bantani Bawa Semangat Baru Periode 2026–2031

61
×

Nahkodai PPBNI Satria Banten Kabupaten Tangerang, H. Saleh Al-Bantani Bawa Semangat Baru Periode 2026–2031

Sebarkan artikel ini

Mantv7.com | Tangerang— Musyawarah Cabang (Muscab) I Patriot Pemersatu Banten Nasional Indonesia (PPBNI) Satria Banten Kabupaten Tangerang menjadi momentum penting dalam konsolidasi dan penguatan organisasi di tingkat daerah. Dalam forum tersebut, H. Saleh Al-Bantani, yang akrab disapa Sultan Manceuri, secara aklamasi dipercaya menakhodai Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPBNI Satria Banten Kabupaten Tangerang untuk masa bakti 2026–2031.

Kegiatan yang mengusung semangat “Memperkokoh Persatuan, Mewujudkan PPBNI yang Maju, Berakhlak, dan Berkarakter” tersebut berlangsung di RM Kampung Kelapa, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Kamis (8/10/2026).

Prosesi pengukuhan dan pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPBNI Satria Banten, Oyim Munandar Sugriwa, disaksikan jajaran pengurus organisasi serta sejumlah unsur pemerintahan dan aparat keamanan.

Muscab I tersebut turut dihadiri jajaran Muspika Kecamatan Sindang Jaya, unsur TNI/Polri, pengurus DPP, DPAC dan ranting PPBNI, unsur Kesbangpol Kabupaten Tangerang, serta ratusan anggota PPBNI yang berasal dari berbagai wilayah di 29 kecamatan se-Kabupaten Tangerang.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pembacaan Surat Keputusan (SK), pembacaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta prosesi pengukuhan kepengurusan DPC PPBNI Satria Banten Kabupaten Tangerang masa bakti 2026–2031.

Pembacaan SK dan AD/ART dilakukan oleh Dewan Pendiri sekaligus jajaran Pimpinan Pusat PPBNI Satria Banten, Ari As’ari Marnan.

Ketua Umum DPP PPBNI Satria Banten, Oyim Munandar Sugriwa, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muscab I DPC PPBNI Satria Banten Kabupaten Tangerang.

Menurutnya, pelaksanaan Muscab tersebut merupakan bagian penting dalam proses regenerasi dan konsolidasi organisasi sekaligus dapat menjadi rujukan bagi kepengurusan DPC lainnya.

“Alhamdulillah, kegiatan yang sangat sakral ini dapat terselenggara dengan baik dan sukses. Apresiasi yang luar biasa bagi DPC PPBNI Satria Banten Kabupaten Tangerang yang telah melaksanakan Muscab ke-1 dan menetapkan ketua baru,” ujar Oyim.

Ia mengatakan, perjalanan organisasi tidak terlepas dari berbagai tantangan dan dinamika. Menurutnya, pengalaman yang telah dilalui menjadi bagian penting dalam membangun kedewasaan organisasi.

“Jurang yang dalam sudah kita lalui, kerikil tumpul dan tajam juga sudah dapat kita lewati. Pengalaman adalah guru yang sangat berharga,” katanya.

Oyim menambahkan, pengukuhan dan pelantikan kepengurusan baru bukan semata-mata seremoni organisasi, melainkan menjadi momentum untuk menentukan arah serta tujuan organisasi ke depan.

“Pengukuhan dan pelantikan Ketua DPC baru dalam rangkaian Muscab pertama ini adalah penentuan arah dan tujuan organisasi, ke mana organisasi akan dibawa dan bagaimana organisasi dapat berkembang. Ini juga merupakan bentuk totalitas kita dalam berorganisasi,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan jajaran pengurus yang baru agar memahami batas kewenangan serta menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing.

“Jangan pernah over kapasitas maupun over standing. Sesuaikan dengan tugas dan jabatan masing-masing. Ketua, sekretaris, bendahara dan seluruh jajaran harus berjalan sesuai fungsi serta tanggung jawabnya dalam organisasi,” tegasnya.

Menurut Oyim, seluruh jajaran harus berpedoman pada AD/ART serta nilai yang menjadi slogan dan doktrin PPBNI Satria Banten, yakni “Bertaqwa, Berkarya, dan Berbudi Luhur.”

Sementara itu, sambutan yang disampaikan Kasi Kewaspadaan Kesbangpol Kabupaten Tangerang, Bambang Lastiono, mengucapkan selamat atas terpilih dan dikukuhkannya Ketua DPC PPBNI Satria Banten Kabupaten Tangerang melalui Muscab secara aklamasi.

Menurutnya, prosesi pengukuhan tersebut menjadi penanda bahwa tahapan organisasi telah dilaksanakan melalui mekanisme yang ditetapkan.

Ia berharap kepengurusan PPBNI Satria Banten Kabupaten Tangerang semakin dewasa dalam berpikir dan bersikap serta mampu menjalankan roda organisasi sesuai AD/ART.

“Kami berharap ormas PPBNI Satria Banten Kabupaten Tangerang dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang, menjaga keamanan dan ketertiban, serta membangun sinergi dengan seluruh organisasi kemasyarakatan yang ada di Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Usai dikukuhkan sebagai Ketua DPC PPBNI Satria Banten Kabupaten Tangerang masa bakti 2026–2031, H. Saleh Al-Bantani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua Umum DPP, panitia pelaksana, jajaran pengurus, serta Pemerintah Kabupaten Tangerang yang telah memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

H. Saleh menegaskan bahwa keberadaan PPBNI Satria Banten di Kabupaten Tangerang diarahkan untuk mempererat tali silaturahmi tanpa membedakan suku, ras, maupun agama.

Selain itu, organisasi juga diarahkan untuk ikut menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta membangun sinergi dalam menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban di tengah masyarakat.

“Perbedaan pemikiran, pandangan, ide dan gagasan merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi. Itu dapat menjadi bahan evaluasi untuk membangun tatanan organisasi yang lebih baik dan menghasilkan keputusan yang tepat,” ungkap H. Saleh.

Berdasarkan data internal sekretariat DPC PPBNI Satria Banten Kabupaten Tangerang yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, jumlah anggota yang tercatat mencapai 9.568 orang dan tersebar di 29 kecamatan.

H. Saleh menuturkan, proses menuju penetapan dirinya sebagai ketua telah dilalui melalui tahapan pendaftaran hingga verifikasi.

“Alhamdulillah, seluruh proses musyawarah dari awal pendaftaran hingga verifikasi sudah saya jalani. Amanah yang diberikan untuk memimpin organisasi sebesar PPBNI Satria Banten Kabupaten Tangerang tentu menjadi tanggung jawab yang harus saya jalankan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Ia menegaskan, PPBNI Satria Banten harus mampu menunjukkan keberadaannya melalui kerja nyata di tengah masyarakat, bukan hanya hadir pada momentum tertentu.

“Organisasi atau ormas PPBNI Satria Banten akan terus hadir dan konsisten di tengah masyarakat. Artinya, ini organisasi yang bukan cuma hadir pada musim politik. Kerja nyata adalah kunci utama untuk mendapatkan simpati dan dukungan masyarakat,” tegasnya.

Ke depan, H. Saleh menyampaikan komitmennya untuk membangun organisasi yang lebih solid, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Insya Allah, visi kami jelas, yaitu bagaimana membesarkan organisasi sebaik-baiknya dan memberikan manfaat bagi masyarakat, serta berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan di Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa DPC PPBNI Satria Banten Kabupaten Tangerang siap membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah maupun berbagai elemen masyarakat.

“Kita harus bersinergi, saling membantu dan terus berinovasi untuk mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang,” pungkasnya.

Muscab I DPC PPBNI Satria Banten Kabupaten Tangerang tersebut sekaligus menjadi babak baru kepengurusan organisasi untuk periode 2026–2031. Dengan mandat yang diberikan secara aklamasi, kepengurusan baru diharapkan mampu menerjemahkan semangat organisasi ke dalam kerja nyata, memperkuat konsolidasi internal, serta membangun hubungan yang konstruktif dengan pemerintah dan masyarakat.

(RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Enable Notifications OK No thanks