Mantv7.com | TANGERANG — Donny Putra T., S.H., Ketua Ikatan Minang Kabupaten Tangerang sekaligus pihak yang mengaku pernah menjadi bagian dari tim sukses Maesyal Rasyid pada Pilkada 2024, menyampaikan kekecewaannya terhadap sejumlah janji yang menurutnya pernah disampaikan, tetapi belum menunjukkan realisasi sesuai harapannya.
Donny mengatakan, dukungan politik yang pernah diberikan bukan hanya tentang kemenangan dalam Pilkada, melainkan juga harapan agar komitmen yang disampaikan dapat diwujudkan setelah seseorang memperoleh amanah untuk memimpin pemerintahan.
Menurutnya, sejumlah janji yang pernah diuraikan kepadanya belum terbukti sebagaimana yang diharapkan. Kondisi tersebut membuat dirinya mempertanyakan keseriusan dalam merealisasikan komitmen yang pernah disampaikan.
“Banyak janji yang diuraikan kepada saya, tetapi tidak ada satu pun yang terbukti. Itulah yang membuat saya kecewa,” ujar Donny, menggambarkan kekecewaannya.
Ia menilai, seorang kepala daerah tidak cukup hanya menyampaikan janji ketika membutuhkan dukungan politik. Setelah mendapatkan kepercayaan, masyarakat berhak melihat hasil nyata melalui kebijakan, tindakan, dan pelayanan pemerintahan.
Donny juga melontarkan ungkapan, “Tong kosong nyaring bunyinya,” untuk menggambarkan apa yang dinilainya sebagai kesenjangan antara ucapan dan kenyataan. Menurutnya, kepemimpinan harus dibuktikan melalui kerja, bukan sekadar kata-kata.
Ia menegaskan bahwa mengelola pemerintahan daerah bukan perkara mudah. Jabatan bupati membutuhkan tanggung jawab besar, kemampuan mengelola birokrasi, serta keseriusan dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.
“Apalagi mengurus pemerintahan. Masyarakat saja, menurut saya, seperti ditipu habis-habisan jika janji hanya berhenti di ucapan tanpa realisasi,” ungkapnya. Pernyataan tersebut merupakan kritik pribadi Donny terhadap apa yang dipersepsikannya sebagai belum terpenuhinya komitmen yang pernah disampaikan.
Donny menegaskan, janji politik harus dapat dipertanggungjawabkan. Setelah pemilihan selesai, kepala daerah tetap memiliki tanggung jawab untuk menjalankan program dan memenuhi komitmen kepada masyarakat sesuai kewenangan, kemampuan, serta perencanaan pemerintahan.
Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat berhak mempertanyakan realisasi program, transparansi kebijakan, dan kesesuaian antara pernyataan pejabat dengan tindakan pemerintah. Menurutnya, kritik tersebut merupakan bagian dari kontrol publik, bukan semata-mata persoalan hubungan pribadi atau kepentingan politik.
“Jangan hanya pandai merangkai kata ketika membutuhkan dukungan. Setelah mendapatkan amanah, tunjukkan hasilnya. Rakyat membutuhkan bukti, bukan sekadar janji,” tegas Donny.
Kekecewaan tersebut menjadi pengingat bahwa kepercayaan politik merupakan amanah yang perlu dijaga. Setiap komitmen idealnya memiliki kejelasan program, target, jadwal pelaksanaan, serta mekanisme evaluasi agar masyarakat dapat mengetahui sejauh mana janji tersebut telah dijalankan.
Hingga berita ini disusun, rincian janji yang dimaksud Donny, termasuk waktu penyampaian, bentuk komitmen, dan bukti komunikasi yang mendasarinya, masih perlu dikonfirmasi. Redaksi Mantv7.com membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Bupati Tangerang Maesyal Rasyid maupun pihak terkait agar persoalan ini dapat diberitakan secara berimbang.
Pada akhirnya, ukuran kepemimpinan bukan sekadar banyaknya janji yang disampaikan, melainkan hasil nyata yang dapat dipertanggungjawabkan dan dirasakan masyarakat.
(RED)











